Secangkir Kopi (2)
"Punya lighter?" Pertanyaan itu membuyarkan lamunanku. Aku membalikkan badan untuk melihat siapa yang bertanya kepadaku. Ah sial. Dia. Dia ada di Cafe ini juga ternyata. Dia tertawa.. "Hahahaha..kamu tak perlu menjawab pertanyaanya, aku tau kamu ga punya lighter dan kamu ga ngerokok, lagian ngapain sih duduk sendirian dan melamun di Cafe?" Aku tersenyum simpul. "Aku tidak melamun, aku hanya melihat kesibukan jalanan..kesibukan orang-orang yang menjalankan rutinitas." "Ikut aku yuk!" ajaknya. "Kemana?" tanyaku "Sudah ikut saja, habiskan minumanmu!" Lalu aku mengiyakan ajakannya, tidak sampai 500 meter dari lokasi Cafe tadi dia mematikan mesin mobilnya dan berhenti dipinggir jalan. "Yuk, turun!" "Kamu random banget sih, udah enak tadi di Cafe..sekarang tiba-tiba pindah tempat dipinggir jalan", protesku. "Aku mau ajak kamu ngopi, cara lain menikmati ko...