Bismillahirrahmanirrahim, Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayah-Nya yang berlimpah, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul Akad Ijarah Muntahiyah Bittamlik (Leasing Syariah) Pada Perusahaan Pembiayaan PT.ABC Menurut Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah Dikaitkan Dengan Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2009 Dan KUH Perdata. Skripsi ini dibuat dengan tujuan untuk memenuhi syarat kelulusan guna memperoleh gelar sarjana hukum pada Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran Bandung. Secara khusus penulis mengucapkan terima kasih kepada Ibu Hj. Etty Haryati Djukardi, SH., MH., CN., selaku pembimbing utama dan Ibu Hj. Yayu Rochaya,S.H., selaku pembimbing pendamping, atas kesediaan dan kesabarannya dalam membimbing, serta memberikan saran, arahan, dan koreksi dalam penyempurnaan skripsi penulis. Kedua orang tuaku yang tercinta, Bapak Machdum Rasyid, S.H., dan Mama Enung Nurjanah, S.Pd. atas cinta, kasih sayang, kesabaran, serta kepercayaanny...
"Black Coffee, Arabika tanpa gula" "Dilmah tea, peppermint, tanpa gula" Malam itu menjadi malam pertama kami berjumpa. Disudut sebuah cafe yang tenang, ditemani secangkir kopi milikku, secangkir teh miliknya dan sepiring brownies cokelat. Dia tertawa sambil menatapku yang sedang menghirup kopi. "kenapa?" tanyaku. "Kamu lucu, penampilan kamu sangat feminin..tetapi selera minumanmu sangat maskulin. Kopi hitam tanpa gula." ujarnya aku hanya menatapnya sambil tetap menghirup wangi kopi toraja yang membuat pikiranku menjadi tenang. "aku tidak pernah bisa minum kopi, jantungku akan berdebar kencang, lambungku akan terasa sakit." Tambahnya. "Perutmu banci" ujarku. Kami tertawa. Obrolan ringan tentang selera minuman, ya..kami sama-sama pecinta minuman tanpa gula. " Cerita dalam hidup ini akan terlalu manis jika ditambah gula, pada kenyataannya kita mengalami kehidupan yang pahit dan...
Sindentosca , dulu lagunya pernah hits banget di Indonesia.. pagi ini lagi dengerin Gen Fm ada lagu ini lagi, jadi nyanyi-nyanyi lagu ini lagi :) Dulu kita sahabat teman begitu hangat mengalahkan sinar mentari dulu kita sahabat berteman bagai ulat berharap jadi kupu-kupu kini kita melangkah berjauh-jauhan kau jauhi diriku karna sesuatu mungkin ku terlalu bertindak kejauhan namun itu karna ku sayang persahabatan bagai kepompong mengubah ulat menjadi kupu-kupu persahabatan bagai kepompong hal yang tak mudah berubah jadi indah persahabatan bagai kepompong maklumi teman hadapi perbedaan persahabatan bagai kepompong na na na na na na na na na semua yang berlalu biarkanlah berlalu ...
iya bagus lukisanya..
ReplyDeletefollow me at www.idnilman.com